Kriteria Pemimpin Menurut Islam

3 Kriteria pemimpin menurut Islam :

  1. Beriman & Bertaqwa dengan sebenarnya, yaitu: mampu memelihara hubungan baiknya dengan Allah (seperti dengan shalat), memelihara hubungan baiknya dengan manusia (seperti dengan zakat) & tunduk secara bersama kepada Allah, Rasul-Nya & orang-orang beriman.
  2. Berpegang teguh pada hukum Allah. Ini salah satu kewajiban utama seorang pemimpin.Allah berfirman,”Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.” (al-Maaidah:49).
  3. Laki-laki. Dalam Al-qur’an surat An nisaa’ (4) :34 telah diterangkan bahwa laki laki adalah pemimpin dari kaum wanita.

    “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri (maksudnya tidak berlaku serong ataupun curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya) ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara “(mereka; maksudnya, Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli isterinya dengan baik).

    Ayat ini menegaskan tentang kaum lelaki adalah pemimpin atas kaum wanita. Menurut Imam Ibnu Katsir, lelaki itu adalah pemimpin wanita, hakim atasnya, dan pendidiknya. Karena lelaki itu lebih utama dan lebih baik, sehingga kenabian dikhususkan pada kaum lelaki, dan demikian pula kepemimpinan tertinggi. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan (kepemimpinan) mereka kepada seorang wanita.”(Hadits Riwayat Al-Bukhari dari Hadits Abdur Rahman bin Abi Bakrah dari ayahnya).

Walau ada beberapa kriteria pemimpin menurut islam yang lain, namun saya hanya mengangkat 3 perihal diatas karena 3 faktor tersebut yang harus ada pada pemimpin yang akan kita pilih, atau pemimpin yang akan menjadi panutan kita.

Sebagai muslim yang baik maka sepatutnya kita memilih pemimpin yang masuk dalam 3 kriteria wajib diatas, baik pemimpin, wakil maupun para staff-staffnya yang akan menggerakan roda kepemimpinannya, dan kita yang dipimpin pun tidak merasa didzolimi oleh diri kita sendiri yang memilih dan menentukan pada saat pemilihan.

Sudah kita ketahui bersama, bahwa pasangan Foke, adalah satu-satunya pasangan yang dua-duanya memeluk agama islam, sebagai seorang muslim maka bijaklah kita dalam memilih, apakah anda mau dipimpin oleh yang selain dan tidak seakidah dengan anda? pertanyaan saya kembali kepada kepercayaan dan keyakinan yang anda anut, dulu Jakarta terkenal dengan sentuhan islamnya, maka pilihlah yang terbaik menurut anjuran agama kita.

Ada seseorang berkata kepada saya, orang Jakarta yang islam, dan kalaupun ada yang tidak sholat, namun kalau sudah dihina-hina, diinjak-injak masalah akidah atau agama, jangankan mulut, golok pun siap dihunuskan, itulah warga Jakarta, lantas sebagai muslim yang baik kita akan diam saja dan memilih pimpinan yang berbeda akidah? sungguh tragis jika masih belum menyadari akan hal ini, khususnya bagi warga Jakarta yang memeluk dan beragama Islam.

Mari bergandengan tangan kita seakidah dan seiman, pilihlah pemimpin yang memang dari golongan islam, dan hanya ada 1 pasangan calon yang masuk dalam kategori pemimpin yang seakidah dengan kita, yaitu pasangan Foke-Nara, mudah-mudahan tulisan ini menjadi bekal baik secara logika dan akidah atau keyakinan bahwa pemimpin kita adalah dari golongan kita sendiri, yaitu pasangan yang seiman dan seagama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s